BUDAYA DAN KONSEP TEKNOLOGI

By arfindy

<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:”Cambria Math”; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:”"; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:”Calibri”,”sans-serif”; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-language:EN-US;} a:link, span.MsoHyperlink {mso-style-priority:99; color:blue; text-decoration:underline; text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed {mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; color:purple; mso-themecolor:followedhyperlink; text-decoration:underline; text-underline:single;} p {mso-style-priority:99; mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0cm; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0cm; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”,”serif”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} -

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai teknologi dan dampak yang ditimbulkannya, alangkah baiknya jika kita mengetahui pengertian dari teknologi itu sendiri. Teknologi adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Atau pengertian lain teknologi adalah karya manusia yang diciptakan untuk mendukung kehidupan manusia dan meningkatkan kesejahteraan manusia.

Teknonologi pada dasarnya bebas nilai, karena alat yang digunakan tergantung tujuan pemakainya, yaitu baik atau buruk. Jika Teknologi secara budaya disebut netral bila kita hanya semata melihat bentuk rangka mesin dan cara kerjanya semata. Disebut tidak netral bila kita melihatnya dengan kacamata bagaimana manusia menjalani berbagai kegiatan dalam menggunakan teknologi tersebut.

Teknologi kemudian berkembang menjadi bagian kegiatan hidup manusia dan ternyata teknologi bisa dilihat tidak hanya sebagai rangkaian mesin dengan berbagai teknik untuk menggunakannya, serta ilmu untuk membuatnya, melainkan juga melibatkan pola-pola sifat yang dimiliki manusia. Berbagai masalah dalam pemaknaan teknologi. Dalam memaknai teknologi, ada dua aspek yang harus diperhatikan yaitu aspek manusia dan aspek sosial. Aspek sosial sangat lekat dengan budaya organisasi yang berisi misalnya manajemen penelitian, sistem pengaturan polusi, serta organsiasi profesional antara para ilmuwan dan ahli teknologi. Sementara itu, aspek manusia berkaitan dengan aspek teknik yang berurusan dengan apa yang bisa dikerjakan menggunakan mesin, berbagai teknik, ilmu dan isi esensi dari kegiatan membuat banyak hal berguna. Ada nilai-nilai yang mempengaruhi kreativitas para perancang dan penemu teknologi sehingga teknologi itu pada sendirinya terbentuk berdasarkan kebutuhan nilai-nilai yang ada dalam budaya.

Selain itu, aspek manusia berkaitan dengan aspek teknik, yang berurusan dengan apa yang bisa dikerjakan menggunakan mesin, berbagai teknik, ilmu dan isi esensi dari kegiatan membuat banyak hal berguna. Ada nilai-nilai yang mempengaruhi kreativitas para perancang dan penemu teknologi sehingga teknologi itu pada sendirinya terbentuk berdasarkan kebutuhan nilai-nilai yang ada dalam budaya.

L.K.Galbraith&rdquo ; teknologi adalah aplikasi sistematis yang dihasilkan ilmu pengetahuan untuk melakukan berbagai tugas praktek. Makna teknologi secara umum memiliki 3 aspek. Yaitu: Aspek Budaya: tujuan, nilai, kdoe etik, percaya adanya perkembangan, kesadaran dan kreativitas, Aspek Organisasi: kegiatan ekonomi dan industri, kegiatan keprofesian, pengguna dan konsumen, serikat dagang Batasan Makna teknologi sampai Aspek Teknik: ilmu, kemampuan dan tehnik, alat/perkakas, mesin. Kimia, perkakas, rumahtangga, sumber daya, produk dan limbah.

Menurut Lewis Thomas; teknologi adalah perkembangan yang membuat segala hal jadi efektif dan relatif murah. Sementara ada teknologi yang dianggap rumit dan amat primitif yang disebut teknologi menengah / setengah-setengah. Yang membuat berbeda adalah ilmu pengetahuan yang dilibatkan. Ketika sebuah masalah dimengerti, akan ada banyak jalan ditemukan untuk mengatasinya. Sementara teknologi menengah / setengah-setengah menurutnya adalah hasil usaha mengatasi masalah namun baru dimengerti hanya sebagiannya, dan untuk mengatasinya dibutuhkan penelitian lebih. Perhitungan berlebih (over-prediction).

Teknologi dan dampaknyang ditimbulkan dalam Budaya sosial kemasyarakatan

Teknologi sudah menjadi nadi kehidupan yang terus berjalan, mengalir dan berkembang sedemikian cepat sehingga seluruh sendi kehidupan manusia modern telah tergantung kepadanya. Dengan teknologi manusia semakin mudah dan cepat dalam memenuhi kebutuhannya. Namun di sisi lain teknologi yang minim landasan nilai telah melahirkan banyak krisis. Berbagai krisis seperti krisis ekonomi, krisis kemanusiaan, krisis moral, krisis ketakwaaan, krisis lingkungan dan berbagai krisis lainnya semakin akrab dalam kehidupan manusia.

Teknologi juga memiliki dua sifat yang berbeda, yaitu positif dan negatif. Kedua dampak tersebut pasti berjalan beriringan seiring dengan teknologi yang dihasilkan manusia. Karena akhir–akhir ini banyak yang lebih mementingkan individualisme daripada sosial kemasyarakat, maka teknologi yang dihasilkanpun cenderung kepada sifat yang negatif. Banyak kerugian yang ditimbulkan daripada keuntungannya. Sebagai contoh penerapan teknologi nuklir yang diselewengkan menjadi senjata pemusnah masal dan pengerukan sumber daya alam secara berlebihan yang berdampak pada hilangnya keseimbangan ekosistem di bumi. Kedua contoh tersebut merupakan dampak negatif yang muncul akibat sifat egois, ambisius dan tidak pernah puasnya manusia dalam kehidupannya.

Hal diatas perlu kita waspadai, oleh sebab itu diperlukan pengawalan terhadap perkembangan teknologi yang berbasis pada nilai-nilai. Juga perlu perlu ditumbuhkan kesadaran akan nilai-nilai luhur yang relevan sebagai koridor pemandu sikap terhadap perkembangan teknologi.

Namun cara berfikir yang memandang bahwa masa sebelumnya, abad pertengahan, sebagai massa yang lebih baik juga tidak bisa dibenarkan. Secara bijak, lebih baik kita memandang fase–fase peradaban manusia ini sebagai sebuah pelajaran, khususnya untuk membangun peradaban baru pengganti modernisme.

Di ambil dari :

http://ewijaya.wordpress.com/2007/09/25/bagaimana-fiber-optic-bekerja/

http://dictum4magz.wordpress.com/2008/01/20/pengaruh-media-terhadap-masyarakat-dalam-kaitannya-dengan-perkembangan-teknologi-komunikasi/

Tinggalkan Balasan